5 Cara Paling Efektif Penyimpanan Kusen Aluminium di Gudang Distributor

Kusen merupakan perangkat yang penting untuk memasang jendela dan pintu. Tanpa kusen jendela tidak akan dapat terpasang karena kusen merupakan penyambung jendela atau pintu dengan dinding.

Kusen memiliki banyak jenis bahan dari mulai kayu, plastik hingga alumunium. Namun dewasa ini kusen yang sedang banyak digandrungi adalah kusen alumunium. Alasannya adalh kusen alumunium menawarkan banyak keunggulan yang tidak dimiliki kusen kayu maupun jenis lain.

Keunggulan kusen alumunium di antaranya tidak akan terkena jamur, tidak akan dimakan maupun menjadi sarang rayap, tahan terhadap api, dan memiliki harga yang cenderung lebih murah.

Kusen alumunium kini tidak hanya digunakan di rumah konvensional saja, tapi juga sudah digunakan di gedung-gedung, pabrik hingga restaurant. Akibat penggunaan kusen alumunium yang mulai marak dan diburu di manapun, distributor jual kusen aluminium pun kini banyak tersedia hampir di semua kota.

Harga kusen alumunium memang cenderung murah dibanding dengan kusen jenis lain, namun kusen alumunium dalam jenisnya sendiri memiliki harga yang variatif tergantung kualitas alumunium dan ukuran dari mulai panjang dan tebal.

Karena peminat kusen alumunium cukup banyak saat ini, distributor kusen alumunium harus maksimal melayani konsumen dari mulai kecepatan penyediaan hingga kualitas yang diberikan. Biasanya kesalahan melayani konsumen dalam memberikan produk terletak pada penyimpanan kusen yang tidak rapi, sehingga distributor keliru memberikan produk kepada konsumen. Kejadian ini tentu saja memberikan penialaian yang tidak bagus terhadap distributor.

Cara Efektif Penyimpan Kusen Alumunium di Gudang

Cara-cara menyimpan kusen alumunium yang efektif bagi distributor agar tidak keliru memberikan produk ke konsumen di antaranya:

1. Ukuran gudang

Sebelumnya sediakan terlebih dahulu gudang untuk menyimpan kusen. Ukuran gudang dapat disesuaikan dengan jumlah produk kusen yang akan masuk ke toko.

2. Karakteristik gudang

Gudang untuk menyimpan kusen alumunium harus memiliki pencahayaan yang cukup baik alami maupun lampu. Hal ini untuk mempermudah pekerja dalam mengambil kusen. Pastikan juga gudang tidak memiliki kelembaban yang tinggi agar kusen alumunium terhindar dari korosi akibat hal tersebut.

3. Pelabelan

Kusen yang sudah masuk pastikan memiliki label untuk spesifikasinya. Jika tidak ada, pihak distributor harus membuat labelnya sendiri di setiap kusen. Hal ini berfungsi untuk memudahkan saat mengambil kusen sekaligus agar produk yang diambil tidak keliru.

4. Klasifikasikan

Kusen yang masuk dan telah dilabeli kemudian disimpan berdasarkan label yang telah dituliskan. Pengklasifikasian pertama dapat disusun berdasarkan jenis kusen yaitu kusen jendela dan kusen pintu. Kemudian selanjutnya berdasarkan kualitas kusen. Kualitas kusen umumnya dibagi ke dalam tiga jenis yaitu kusen Stakamur, YKK, dan Alexindo.

Baca juga: Bermacam – Macam Ukuran Karpet dan Kesesuaiannya dengan Kebutuhan

Pengklasifikasian ke tiga adalah berdasarkan ukuran. Ukuran kusen umumnya ada yang 3 inchi dan 4 inchi. Kualitas dan ukuran kusen juga menentukan harga kusen. Harga jendela aluminium dengan kualitas kusen Stakamur dan YKK tentu berbeda, begitu pula ukurannya yang 3 inchi dan 4 inchi juga memiliki harga yang berbeda.

Pengklasifikasian terakhir adalah berdasarkan warna. Pengklasifikasian kusen bedasarkan warna tidak akan terlalu bermasalah jika tidak diklasifikasikan. Namun alangkah baiknya untuk memudahkan pengambilan warna juga dipisahkan.

5. Perawatan

Gudang penyimpanan kusen yang telah disusun juga harus rutin dirawat, hal ini untuk mempertahankan kualitas kusen alumunium. Perawatan dapat dilakukan dengan membersihkan gudang secara rutin, mengecek kusen untuk memastikan tidak ada kerusakan yang terjadi, hingga mengontrol parameter gudang agar tidak mempengaruhi kualitas produk kusen alumunium.