Jenis – jenis Bahan untuk Plafon yang Wajib Diketahui sebelum Anda Membangun Rumah!

Plafon atau biasa disebut dengan langit – langit merupakan bagian rumah yang terletak di sisi paling atas sebelum atap. Plafon ini berfungsi untuk memisahkan atap dan ruangan dalam rumah. Selain itu, dengan penambahan plafon rumah lebih terlihat cantik. Plafon memiliki banyak sekali macamnya, bahan plafon pun juga cukup bervariasi. Jika Anda berniat untuk membangun rumah, lebih baik kenali dahulu bahan – bahan pembuatnya berikut ini.

jenis Bahan untuk Plafon

Plafon Berbahan Gypsum

Saat ini gypsum sebagai bahan plafon sangat populer di kalangan masyarakat, karena hasil plafon lebih rapi. Hal ini disebabkan oleh sambungan pada gypsum dapat tidak terlihat. Selain itu, model plafon juga bisa dibentuk sesuai dengan keinginan konsumen. Akan tetapi, kekurangan dari plafon gypsum murah adalah tidak tahan terhadap air, mudah rusak, tidak tahan api, dan tidak kuat terhadap perubahan cuaca.

Plafon Berbahan Triplek

Triplek merupakan bahan pertama yang dipakai untuk membuat plafon. Kelebihan dari plafon berbahan triplek adalah lebih kuat dari gypsum, karena terbuat dari kayu.  Toko bangunan yang jual plafon gypsum biasanya juga menjual plafon triplek. Plafon triplek di pasaran dijual dalam berbagai ukuran antara 3 mm sampai 6 mm. Namun ada beberapa kekurangan dari plafon ini yaitu sambungan yang dihasilkan oleh plafon berbahan triplek cenderung terlihat. Selain itu, dalam perawatannya memerlukan pengecatan secara berkala agar warna tidak cepat menguning.

Plafon Berbahan Kayu

Plafon berbahan kayu atau dikenal dengan lambersering merupakan plafon yang terbuat dari kayu olahan dan dibentuk menjadi lembaran. Biasanya plafon ini dijual dengan ukuran 1 cm x 9 cm. Kelebihan dari plafon berbahan kayu adalah memiliki bentuk lebih klasik dan artistik. Sedangkan kekurangannya adalah memerlukan waktu pengerjaan yang lama. Selain itu, harganya pun juga dibandrol lebih mahal dibandingkan harga plafon gypsum murah yang dijual di toko bangunan.

Baca juga: Masih Bingung Jenis Pintu Apa yang Akan Digunakan Pada Ruangan Anda? Gunakan Saja Pintu Aluminium!

Plafon Berbahan GRC

Glassfiber Reinforced Cement (GRC) merupakan jenis plafon yang terbuat dari campuran semen. Plafon ini memiliki beberapa kelebihan seperti tahan terhadap api, air, tidak mudah bocor dan perubahan cuaca ekstrem. Akan tetapi, dalam pemasangannya terbilang sulit, selain itu plafon berbahan GRC tidak tahan terhadap benturan. Oleh sebab itu, jika memasang tidak menggunakan jasa profesional akan sering terjadi retak rambut pada sambungan plafon. Kelemahan lainnya dari plafon ini adalah untuk pengerjaannya membutuhkan biaya yang lebih mahal agar terlihat rapi.

Plafon Berbahan Asbes

Plafon Berbahan Asbes

Plafon berbahan asbes atau biasa dikenal dengan nama eternit merupakan jenis plafon yang terbuat dari serat asbestosis. Plafon asbes banyak sekali digunakan dalam hunian oleh masyarakat, karena beberapa kelebihan yang dimilikinya seperti tahan terhadap api, air, proses pemasangan yang mudah dan lebih awet. Namun ternyata plafon asbes tidak dianjurkan untuk dipakai lagi karena bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti menyebabkan kanker dan gangguan pada pernafasan.

Itulah beberapa jenis bahan plafon yang bisa Anda dapatkan dipasaran dengan mudah. Jika ingin membeli salah satu jenis plafon tersebut, bisa mendatangi toko bangunan yang menjual berbagai bahan bangunan seperti jual plafon gypsumcat dinding, pralon dan lain sebagainya. Bahan plafon yang dipilih bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang tersedia.

Apabila Anda menginginkan rumah dengan udara yang segar dan sejuk, maka bisa membuat plafon lebih tinggi di atas permukaan tanah. Plafon tinggi membantu sirkulasi udara dalam ruangan menjadi lebih baik, selain itu plafon tinggi juga membuat rumah terlihat lebih kokoh.