Jual Semen Untuk Beragam Jenis Pembangunan

 

Jual Semen Untuk Beragam Jenis Pembangunan

Membuat sebuah bangunan membutuhkan material-material dasar yang harus selalu ada dalam proses pembangunan. Salah satunya adalah semen. Semen merupakan material inti yang tidak dapat dihilangkan dalam proses pembangunan. Semen berfungsi untuk merekatkan baik merekatkan batu, batako, dan material bangunan lainnya. Semen berasal dari kata caementum (bahasa latin) yang artinya: memotong menjadi bagian-bagian kecil yang tidak beraturan. Semen berasal dan bermula pada masa kerajaan Romawi yang sempat sangat populer. Di Indonesia sendiri jenis perekat bangunan sebenarnya sudah dikenal lama, salah satu contohnya saat pembangunan candi Borobudur yang berdasarkan sejarah menggunakan perekat dari kapur (salah satu material utama semen).

Semen memiliki lima kandungan kimia utama, berupa: gypsum, trikalsium silikat, trikalsium aluminat, dikalsium silikat, tetrakalsium aluminofe. Semen dibedakan menjadi dua berdasarkan bahan utama, yaitu semen yang berasal dari galian kapur dan semen yang berasal dari tanah liat.

Jenis Jual Semen Di Pasaran

Bisnis Jual semen di pasaran tentu saja selain banyak jenisnya. Jenis ini dibagi berdasarkan fungsinya, yaitu:

1. Semen abu-abu atau semen biasa

Semen abu-abu

Semen abu-abu merupakan semen yang biasa digunakan untuk pembangunan rumah dan gedung-gedung. Semen abu-abu juga dikenal dengan nama portland. Semen portland berasal dari kapur yang diproses dalam suhu yang sangat tinggi, warna semen ini umumnya abu-abu sedikit kebiruan.

Semen ini dibagi ke dalam lima tipe:

  • Portland tipe 1

Semen ini merupakan tipe portland yang paling umum dijual dipasaran dan digunakan secara luas untuk membuat bangunan biasa. Semen ini cocok digunakan bagi bangunan yang jauh dari pantai, karena bangunan ini tidak membutuhkan kekuatan tekan awal atau hidrasi panas.

  • Portland tipe 2

Letak geografis mempengaruhi kadar sulfat baik dalam air maupun tanah. Berbeda tempat, berbeda juga kadar sulfatnya. Portlan tipe 2 ini merupakan tipe yang tahan sulfat mulai 0.10 hingga 0.20 persen. Jual semen ini cocok dipasang di bangunan yang dekat dengan pantai, bendungan, dermaga, rawa, dan lain-lain yang memiliki kadar sulfat cukup tinggi.


Baca juga: 5 Rekomendasi Motif Lantai Granit Roman Untuk Desain Interior Memukau


  • Portland tipe 3

Portlan tipe 3 sangat cocok untuk bangunan khusus yang membutuhkan kekuatan seperti gedung tinggi, jalan raya, bandara, karena sifat semen yang sejak awal memberikan tekanan kuat sehingga usianya lebih panjang dan kuat.

  • Portland tipe 4

Tipe 4 ini biasanya digunakan untuk pembangunan bandara. Semen ini memiliki sifat daya hidrasi yang rendah, sehingga penggunaannya diminimalisir saat fase pengerasan agar tidak terjadinya keretakan.

  • Portland tipe 5

Sama halnya seperti portland tipe 2, tipe 5 digunakan untuk bangunan yang ada di wilayah yang memiliki kadar sulfat yang tinggi di atas 0.20 persen.

2. Semen putih

Semen putih biasanya langsung diaplikasikan ke area interior maupun eksterior bangunan, atau juga ke keramik. Merk semen yang beredar di pasaran yang juga menjual jenis semen putih ini adalah semen tiga roda, putih panda, putih cap, dan pelamur kingkong.

  • Semen mortar 30/ acian putih

Semen ini cocok digunakan untuk proses finishing seperti plesteran, pasang keramik, acian. Semen ini memiliki banyak keunggulan seperti daya rekatnya yang cukup tinggi dan menghasikan hasil yang halus dan rata. Karena keunggulan ini semen mortar 30 memiliki sifat yang tidak mudah retak dan tidak mudah terkelupas. Semen ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan kesempurnaan dalam hasil finishing bangunan Anda.